
Nokia dimulai pada 12 Mei 1865, ketika insinyur pertambangan Fredrik Idestam membuka pabrik pulp di jeram Tammerkoski dekat Tampere, saat itu di Kadipaten Agung Finlandia. Pabrik kedua di kota Nokia memberi nama perusahaan pada 1871, ketika Idestam dan Leo Mechelin membentuk Nokia Ab. Pabrik karet di bawah Eduard Polón tumbuh di sampingnya. Pada 1967 perusahaan kertas, kabel, dan karet bergabung menjadi Nokia Corporation.
Elektronik dan radio menarik konglomerat ke ponsel. Mobira, usaha patungan 1979, menjadi lini handset Nokia. Nokia membantu menulis GSM, lalu dari 1998 selama satu dekade menjadi vendor ponsel terbesar di dunia. Ia ikut mendirikan Symbian Ltd. pada tahun yang sama. Nokia 7650 (2002) memasukkan S60 ke saku orang. Snake yang terpasang membuat game kasual jadi hal biasa di ponsel. N-Gage (2003) mencoba jadi genggam dan gagal menggeser Game Boy.
Aliansi Microsoft pada 2011 menaruh Windows Phone di flagship Lumia. Pada September 2013 Nokia setuju menjual bisnis perangkat; Microsoft menutup kesepakatan pada 2014. Nokia menggandakan taruhan pada jaringan, membeli saham Siemens di Nokia Siemens Networks, dan menyerap Alcatel-Lucent serta Bell Labs. Pada 2016 HMD Global melisensikan nama Nokia kembali ke ponsel.
Kantor pusat ada di Espoo, di kawasan Helsinki. Perusahaan masih melisensikan paten ke sebagian besar pembuat handset besar dan termasuk vendor peralatan jaringan teratas. Bagi pemain, Nokia adalah firma yang memperlakukan ponsel sebagai mesin game—pertama dengan Snake dan judul Symbian, lalu dengan N-Gage yang berumur pendek.
Ringkasan perusahaan Nokia
| Bidang | Rincian |
|---|---|
| Didirikan | 12 Mei 1865 (Tampere, Kadipaten Agung Finlandia) |
| Pendiri | Fredrik Idestam; kemudian Leo Mechelin dan Eduard Polón |
| Kantor pusat | Espoo, Finlandia |
| Platform andalan | GSM / ponsel S60 Symbian; N-Gage (2003); Nokia Networks |
| Puncak ponsel | Vendor ponsel terbesar di dunia, sekitar 1998–2008 |
| Kepemilikan kemudian | Bisnis perangkat dijual ke Microsoft (2014); merek ponsel dilisensikan ke HMD Global (2016–) |
| Status saat ini | Perusahaan telekom dan teknologi publik (Nokia Networks, Nokia Technologies, Bell Labs) |

